ANALISIS PELAYANAN PUBLIK YANG PRO POOR PADA PENYEDIAAN AIR BERSIH PERPIPAAN

Syamsir Nur, Muhammad Armawaddin, Syamsul Anam

Abstract


Target luaran yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah publikasi hasil penelitian pada jurnal ilmiah nasional, disampaikan pada dalam bentuk makalah pada temu ilmiah lokal dan nasional serta bahan ajar untuk pengembangan mata kuliah sehingga memberikan kontribusi yang penting pada ilmu pengetahuan. Penelitian ini difokuskan pada penyedia layanan dan pengguna layanan PDAM Kota Kendari dan PDAM Kabupaten Kolaka. Pemilihan informan penyedia layanan dan responden pengguna layanan dilakukan secara purposive sampling. Penyedia layanan adalah direktur atau jajaran pimpinan PDAM Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka sebagai informan kunci, sedangkan pengguna layanan adalah pelanggan rumah tangga sebanyak 100 orang dengan kriteria pelanggan golongan rumah tangga yang mengkonsumsi air pada kategori Blok I (0-20 M3). Analisis data dilakukan dengan metode desksriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperloeh bahwa kinerja PDAM di Sulawesi Tenggara dalam melakukan pelayanan publik di pengaruhi oleh kondisi pembiayaan infrastruktur yang dimilkiki serta penerapan terhadap prinsip-prinsip corporate governance dalam mengelola dan menyediakan air bersih perpipaan. Selain itu diperoleh pula bahwa pelayanan publik (public service) yang dilakukan PDAM dalam mengelola dan menyediakan air bersih perpipaan berdampak terhadap pelayanan yang pro poor. Adanya persoalan pada kualitas pelayanan dan cakupan pelayanan berdampak terhadap kemampuan PDAM dalam menghasilkan air bersih perpipaan cenderung tidak pro poor (tidak dapat meningkatkan akses dan keterjangkauan) pelayanan air bersih. Public service PDAM yang baik akan menciptakan terpenuhinya kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang mudah, murah dan terjangkau.

Keywords


Pelayanan Publik, Air Bersih, Pro Poor

Full Text:

PDF

References


Araar, Abdulkarim et.al, 2009. Testing for Pro-Poorness of Growth, with an Application to Mexico. Review of Income and Wealth, Series 55, No.4, December 2009

Bird, Richard. 2000. Desentralisasi Fiskal di Negara-negara Bekembang. Gramedia. Jakarta.

Creswell, John. W. 2012. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Dwiyanto, Agus. 2011. Manajemen Pelayanan Publik; Peduli, Inklusif dan Kolaboratif. UGM Press. Yogyakarta

El Ouardighi, Jalal dan Rabija Somun-Kapetanovic, 2009. “Is Growth Pro-Poor in the Balkan Region?†Eastern Europe Economics, Vol. 48 No. 3

Gray., N.F.2000. Drinking Water Quality. Cambridge University Press.

Hadipuro, Wijanto. 2009. Valuasi Air. Amarta Institute-TIFA Foundation. Jakarta

Hakim, D. Lukmanul. 2010. Aksesibilitas Air Bersih Bagi Masyarakat di Permukiman Linduk Kecamatan Pontang Kabupaten Serang. Tesis Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Semarang

Hanafi, Imam. 2011. Kebijakan Air Bersih. UB Press. Malang

Hendri. 2010. Pelayanan Publik Menurut UU No. 25 Tahun 2009. http://lp3si.wordpress.com. April 2014

Howard, G. And Jamie B., 2000. Domestic Water Quantity, Service Level and Health. World Health Organization 2003. http://www.who.int/ water_sanitation_health/diseases/WSH03.02.pdf. Maret 2014

Hyman, David. 2005. Public Finance; Eighth Edition. Thomson SouthWestern. USA

JCV. Pezzey, G.A Mill. 2015. A Review of Tariffs for Public Water Supply, Environmental Agency, UK.

Korayem, Karima. 2004. Pro-Poor Policies in Egypt: Identification and Assessment. International Journal of Political Economy, vol. 32 No.2

Klasen, S. 2008. Economic Growth and Poverty Reduction: Measurement Issues Using Income and Nonincome Indicators. World Development, vol 36 No.3

Mahsun, Moh. 2011. Pengukuran Kinerja Sektor Publik. BPFE UGM Yogyakarta

Matei, Ani and Ciprian Drumasu. 2014. Romanian Public Sector. A Corporate Approach. Procedia - Social and Behavioral Sciences 109 ( 2014 ) 1120 –1124

Mungkasa, O. 2007. Dampak Investasi Air Minum Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Distribusi Pendapatan di DKI Jakarta. http://www.academia.edu. Februari 2014

Pattinasarany, D. 2012. Desentralisasi Fiskal dan Pelayanan Publik. http://www.google.com. Februari 2014

Puspitorini, D dan Masduqi, A. 2012. Strategi Penyediaan Air Bersih di Desa Rawan Air Bersih di Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur. Tesis Program Studi Teknik Prasarana Lingkungan Permukiman Program Pascasarjana Institut Tekhnologi Surabaya

Prawoto, Agus. 2011. Pengantar Keuangan Publik (Edisi Pertama). BPFE– Yogyakarta. Yogyakarta

Rochmah., S. 2013. Responsivitas Pelayanan; Studi pada Kebijakan Pelayanan Air Bersih. UB Press. Malang

Savenije, Hubert.H.G and Van Der Zaag. 2006. Water As An Economic Good: The Value Of Pricing And The Failure Of Markets. Value of Water Research Report Series No. 19. UNESCO-IHE Institute for Water Education, Delft, the Netherlands

Santoso, H. 2010. Air Bersih dan Sanitasi Sebagai Kebijakan Sosial. Modul Kebijakan Publik. Komunitas Indonesia untuk Demokrasi, Jakarta

Suharto, Edi. 2014. Konsep dan Strategi Pengentasan Kemiskinan Menurut Perspektif Pekerjaan Sosial. http://www.academia.edu. September 2015

Utama, C. 2010. Manajemen Kenaikan Tarif PAM Untuk Peningkatan Akses Air Bersih Bagi Seluruh Masyarakat. Jurnal Administrasi Bisnis-Unpar Vol.6, No.2: hal. 146–159

UNICEF. 2012. Kebijakan Pemetaan Pro Rakyat Miskin di Provinsi Aceh. http://www.unicef.org/indonesia/id. September 2015




DOI: http://dx.doi.org/10.32833/majem.v7i1.60

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.