INFLUENCING FACTORS OF PERCEPTION AND CONSUMPTION OF SAGO AS LOCAL STAPLE FOOD IN KENDARI CITY SOUTHEAST SULAWESI

Musadar Musadar, Zainal Abidin

Abstract


Sagu merupakan salah satu pangan lokal penting di Kota Kendari. Kajian dilakukan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi persepsi dan konsumsi pangan lokal sagu di Kota Kendari. Kajian dilakukan pada bulan Januari-Mei 2016 di Kota Kendari menggunakan metode survey terhadap 150 orang responden yang dipilih berdasarkan stratified random sampling berbasis etnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pangan lokal sagu dipengaruhi secara nyata oleh jumlah anggota keluarga (0,008), etnis (0,042), lama mukim di Kota Kendari (0,002) dan tingkat kosmopolit (0,061). Sementara itu konsumsi pangan lokal sagu dipengaruhi secara nyata oleh etnis (1,628), tingkat kosmopolit (1,628) dan persepsi (4,935). Ke depan upaya peningkatan persepsi dan konsumsi pangan lokal sagu terus perlu di galakkan melalui berbagai ajang promosi dan sosialisasi.

Keywords


Persepsi; Konsumsi; Pangan Local; Sagu

Full Text:

PDF

References


Abidin Z., & Muh. Asaad. (2015). Bioindustri Sagu: Memaksimalkan Potensi, Memanfaatkan Biomassa yang Terbuang dalam Hendayana R., Abdul Basit, K.G. Mudiarta dan Trip Alihamsyah (Ed.). Perpektif Pengembangan Model Pertanian Bioindustri. Jakarta. IAARD Press.

Abidin Z., S. Bananiek, S,. & Muh. Taufiq R. (2013). Profil Kemandirian Pangan Pulau-Pulau Kecil di Sulawesi Tenggara. Dalam Pasandaran E., E. E. Ananto, Kedi S., Nono S. S., Bambang I., Haryono S dan Agung H (Ed.). Membangun Kemandirian Pangan Pulau-Pulau Kecil dan Wilayah Perbatasan. Jakarta. IAARD Press.

Apriani S., & Y, F Baliwati. (2011). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap konsumsi pangan sumber karbohidrat di perdesaan dan perkotaan. Jurnal Gizi dan Pangan. 6(3), 200-207

Bintoro, H, M. (2014). Prospek Pengembangan Sagu. Makalah disampaikan pada Makalah disampaikan pada Focus Group Discussion (FGD) Sagu sebagai komoditas potensial, pilar kedaulatan pangan dan energi. Jakarta. Badan Litbang Pertanian.

Boros P., Z. B. Toth., & O Feher. (2013). The Economic and Marketing Importance of Local Food Products in the Business Policy of a Hungarian Food Retail Chain. Procedia Social and Behavioral Sciences, 8(1), 589 – 594.

Burges P. J. (2014). Modification of Traditional Korean Food Product (Gochujan) to Enhance it’s Consumer Acceptability as an Ethnic Food. Journal of Ethnic Food 1, 13-18.

Casini L., Contini C., Romano C., & Scozzafava G. (2015). Trends in Food Consumptions: What is Happening to Generation X? British Food. Journal 117(2), 705-718.

Casini L., Continia C, Romanoa C., & Scozzafavaa G. (2016). New Trends in Food Choice: What Impact on Sustainability of Rural Areas?. Agriculture and Agricultural Science Procedia, 8, 141 – 147

Choia Y.C & H. K. Kima. (2015). Success Factors of the Local Food Movement and Their Implications: The Case of Wanju-gun, Republic of Korea. Procedia Economics and Finance, 23, 1168-1189.

Kwon Dae Young. (2015). What is Etnic Food?. Journal of Ethnic Foods, 2(1).

Mark, A.H.N., Lumbers, M., & Eves, A. (2012). Globalisation and Food Consumption in Tourism. Annals of Tourism Research, 39(1), 171–196.

Musadar, U. Rianse, W. Widiyanti., & W. Gusmiarti. (2015). Pattern and Determined Factors of Local Foods Consumption of SIKKATO in Kendari City Southeast Sulawesi. International Journal of Science and Research (IJSR). 5(8), 243-249.

Rauf A. W. & M. S. Lestari. (2009). Pemanfaatan Komoditas Pangan Lokal Sebagai Sumber Pangan Alternatif di Papua. Jurnal Litbang Pertanian, 28(2), 54-62.

Saragih. (2003). The Role of Rice in an Agribusiness-led Strategy for Economic Growth and Poverty Alleviation. In Rice Science: Innovations and impact livelihood. Edited by T. W. Mew, D.S. Brar, S. Peng, D. Dawe and B. Hardy. IRRI Press. 771 - 776

Sri Bananiek S., & Z. Abidin. (2013). Faktor-Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Di Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 16(2), 111-121.

Sumaryanto. (2009). Diversifikasi Sebagai Salah Satu Pilar Ketahanan Pangan. Jurnal Agro Ekonomi, 27(2), 93-08.

Suryana A. (2014). Menuju ketahanan pangan Indonesia berkelanjutan 2025. Tantangan dan Penanggulangannaya. Forum Agro Ekonomi 32(2), 137-156.

Syakir M. (2014). Peluang Pengembangan dan Status Teknologi Komoditas Sagu di Indonesia. Makalah disampaikan pada Focus Group Discussion (FGD) Sagu sebagai komoditas potensial, pilar kedaulatan pangan dan energi.Bogor. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Yuwono S. (2006). Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Hutan Rakyat Pola Kemitraan Di Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatera Selatan. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. IPB




DOI: http://dx.doi.org/10.32833/majem.v9i1.111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.